Layanan Cloud Storage Terbaik

Seberapa sering kamu mengungkapkan alasan semacam ini?
‘Nanti, ya. Kalau sudah sampai rumah/kantor. Datanya ada di komputer.’
‘Ada di flashdisk. Flashdisknya ketinggalan/hilang.’
‘Hilang nih datanya gara-gara komputernya rusak.’
‘Datanya ada di laptop, baterainya habis.’

Kalau kamu sering menggunakan salah satu atau malah semua alasan di atas, maka sudah waktunya bagi kamu mempertimbangkan untuk menggunakan cloud storage. Menyimpan data yang kamu miliki di server yang dapat diakses dari mana saja, kapan saja, menggunakan perangkat apa saja. Syaratnya, terhubung dengan internet. Kalau kamu tetap masih merasa menyimpan data secara tradisional di dalam flashdisk saat bepergian tetaplah paling aman dan praktis, tak ada salahnya juga tetap mencadangkan data-data dalam flashdisk ke cloud storage.

Banyak penyedia layanan cloud storage untuk ‘menampung’ file digital kamu. Dalam memilih, paling utama yang sebaiknya kamu perhatikan adalah soal keamanan dan kerahasiaan data. Tak perlu saya jelaskan kenapa keamanan dan kerahasiaan data penting. Kamu sudah menyadarinya sejak dalam pikiran. Keamanan dan kerahasiaan data adalah fitur mutlak yang harus ada, tidak bisa ditawar. Beberapa fitur yang sebaiknya ada dan lumayan membantu diantaranya:

  • Cross platform: ada di sebanyak mungkin sistem operasi komputer maupun smartphone.
  • Kolaborasi: Edit file di dalam cloud storage secara bersamaan sebagai team.
  • File Sharing: Berbagi file dengan orang lain melalui direct link atau application access.

Dari banyak penyedia layanan, berikut yang terbaik dan layak dijadikan pilihan utama kalau kamu memang mau menggunakan cloud storage:


OneDrive

Aplikasi OneDrive terdapat di hampir semua sistem operasi komputer (Windows, Mac) dan smartphone (Windows, Android, iOS). Metode alokasi storage OneDrive juga pintar. Kamu bisa menyimpan dan mensinkronkan konten antara komputer dengan cloud, tetapi kalau disk space komputer kamu tersisa sedikit kamu bisa memilih untuk hanya menyimpannya di cloud. Keunggulan lain dari OneDrive adalah integrasinya dengan Windows 10. Kamu tidak perlu install aplikasi tambahan di Windows 10 kamu untuk mendapatkannya dan mengakses file cloud kamu melalui windows explorer layaknya local disk. Versi gratis dari layanan ini memberikan ruang sebesar 5GB bagi penggunanya.

cloud-onedrive

  • Terintegrasi dengan windows explorer tanpa install.
  • Penggunaan dan manajemen file sangat mudah.
  • Versi gratis hanya menyediakan storage 5GB.

GoogleDrive

Layanan Drive yang disediakan Google merupakan pilihan bagus bagi pengguna smartphone Android karena aplikasi Drive sudah terinstall secara default di smartphone Android. Drive menyediakan ruang 15GB bagi pengguna gratis. Kamu juga bisa menyimpanan unlimited khusus untuk foto yang kamu upload dengan pilihan ‘high quality’, tentu saja artinya foto yang kamu upload dikompres dan kualitasnya kurang. Meski menyediakan ruang besar, tetapi kekurangan dari GoogleDrive ada pada user interface versi web maupun aplikasi smartphone yang terlalu membingungkan pengguna.

cloud-googledrive

  • Terinstall di hampir semua smartphone Android.
  • Versi gratis menyediakan storage yang lumayan besar (15GB).
  • User interface web dan aplikasi membingungkan.

Mega

Berbeda dengan OneDrive dan GoogleDrive, Mega merupakan penyedia layanan cloud storage independen. Mega tidak terintegrasi dengan sistem operasi apapun. Artinya pengguna harus install aplikasi client sync supaya bisa saling sinkron antara perangkat dengan cloud yang disediakan. Mega menjanjikan end-to-end encryption bagi penggunanya sehingga usaha menjaga kerahasiaan konten data sudah dimulai sejak sebelum data diupload ke cloud. Source code dari aplikasi Mega juga open source, pengguna dapat memodifikasi cara berkomunikasi dan upload data antara client dengan cloud. Kehebatan andalannya, Mega menyediakan 50GB bagi pengguna gratisnya.

cloud-mega

  • Pengguna gratis mendapatkan 50GB storage.
  • Aplikasi sinkronisasi open source, customable.
  • Tidak ada fitur kolaborasi edit file secara bersamaan dalam team.

DropBox

DropBox merupakan pemain lama dalam penyediaan cloud storage. Sebagai veteran, fitur yang disediakan pun sudah sangat berkembang dan matang. DropBox memiliki fitur kolaborasi yang juga disertai file recovery dan versioning, cocok untuk yang sedang mengerjakan draft dokumen skripsi atau semacamnya yang banyak revisi. Sayangnya, DropBox hanya menyediakan 2GB bagi pengguna gratisnya meski bisa diupgrade menjadi 16GB dengan sistem referal.

cloud-dropbox

  • File recovery dan versioning pada bussiness account (ada juga di OneDrive dan GoogleDrive).
  • Dengan referal bisa mendapatkan 16GB.
  • Gratis 2GB untuk pengguna baru tidaklah menarik.

iCloud

Ada dua alasan kenapa iCloud saya masukkan dalam daftar rekomendasi layanan cloud storage. Apple iCloud memiliki fitur full backup untuk iOS. Fitur ini sangat-sangat berguna bagi pengguna iPhone, iPad, atau iPod Touch. iCloud sangat-sangat lekat dan fully integrated dengan perangkat Apple. Alasan kedua, harganya sangat kompetitif dan lebih murah dibandingkan kompetitor. Sayangnya, meski tersedia aplikasi client sync iCloud untuk Windows tetapi tidak ada untuk Android. Juga, hanya tersedia 5GB bagi pengguna gratis.

cloud-icloud

  • Terintegrasi dengan finder di MacOS dan integrasi auto backup di iOS.
  • Harga sangat kompetitif dibandingkan kompetitor.
  • Tidak ada aplikasi client untuk Android.

Tambahan: Box

Saya tidak memasukkan layanan ini ke ke daftar lima layanan cloud storage terbaik, tetapi secara khusus saya sebutkan karena layanan ini bisa diintegrasikan ke dalam layanan lain semisal Google Docs dan Office 365. Maksudnya tanpa menggunakan client sync dari Box pun aplikasi Google Docs maupun Office 365 bisa mengakses file yang tersimpan di Box, tentu saja setelah login dengan akun Box. Sayangnya, versi gratis dari Box membatasi ukuran setiap file yang diunggah maksimal sebesar 250MB. Total storage yang disediakan sebesar 10GB.


Saya memang masih membawa dua flashdisk dengan isi yang sama setiap kali bepergian. Namun, saya juga mencadangkan data ke cloud storage dari dua penyedia layanan berbeda yaitu Microsoft OneDrive (1-5TB) dan iCloud (200GB). Adapun flashdisk yang saya gunakan sehari-hari yaitu Sandisk OTG yang masing-masing berukuran 16GB. Untuk data yang sangat rahasia saya simpan di flash disk yang disertai password key security, Corsair Flash Padlock 3 16GB.

cloud-paddock

Minimalkan beralasan dengan menggunakan kejadian yang semestinya dapat dicegah dengan cara sederhana.

Situs ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda dalam menelusuri situs ini. Kami akan menganggap Anda setuju dengan ini, tetapi Anda dapat memilih meninggalkan halaman ini jika tidak setuju. SetujuBaca Selengkapnya

%d blogger menyukai ini: